MUI Kecamatan Leuwisadeng Kukuhkan Pengurus MUI Kecamatan dan Delapan MUI Desa, Perkuat Khidmah Keumatan Berbasis Ilmu, Santri, dan Sinergi

              Leuwisadeng, Bogor | Kamis, 6 Agustus 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Leuwisadeng menggelar Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Leuwisadeng Periode 2025–2030 dan Pengukuhan Pengurus MUI Desa se-Kecamatan Leuwisadeng Masa Khidmat 2026–2031, yang dirangkaikan dengan Iftitah Majelis Ta'lim (Ngaji Bareng Kyai), Sosialisasi, dan Tawasul Khidmah Program Strategis MUI Kecamatan Leuwisadeng. 

             Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, dengan mengusung tema "Khidmah Ulama, Mengayomi Umat, Membangun Peradaban." Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kelembagaan MUI hingga tingkat desa, mempererat sinergi antara ulama, umara, akademisi, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai program strategis MUI Kecamatan Leuwisadeng dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat, berilmu, dan berkemajuan. 

              Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) dan pemanduan pelantikan oleh Sekretaris Umum MUI Kecamatan Leuwisadeng, Ustadz Muhamad Rus'an, M.Pd. Selanjutnya, pengukuhan dilaksanakan oleh MUI Kabupaten Bogor yang diwakili Ustadz Dzulfiqor, M.A. (Kang Fiqor). Dalam amanatnya, Kang Fiqor menegaskan bahwa MUI harus terus menjadi benteng akidah umat, menjaga moral masyarakat, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan keumatan, termasuk tantangan penyimpangan moral dan sosial di tengah perkembangan zaman. 

            Kegiatan juga diisi tausiyah ilmiah oleh KH. Ahmad Zaenal Ridho, S.M. (Gus Ridho), Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman 2 Bogor. Beliau mengajak seluruh pengurus MUI untuk memperkuat tradisi keilmuan Islam, membina generasi santri, serta menjadikan dakwah sebagai sarana membangun peradaban di era digital. 

            Dalam sambutannya, Ketua MUI Kecamatan Leuwisadeng KH. Dede Mahfudh, M.Pd. menyampaikan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi keilmuan Islam (Ihyā'ut Turāts), membangun peradaban (Binā'ul Hadhārah), serta menerapkan paradigma "Min Fiqhin Nushush ila Fiqhil Waqi'", yaitu memahami teks-teks syariat sekaligus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. 

            Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Leuwisadeng H. Didin Hapidin, M.Pd., M.H., mengajak seluruh kepala desa untuk memperkuat kolaborasi bersama para ulama dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya. Dukungan terhadap program-program MUI juga disampaikan oleh Sekretaris Camat Leuwisadeng yang hadir mewakili Pemerintah Kecamatan. 

            Pada kesempatan tersebut, turut diperkenalkan Pengurus Harian MUI Kecamatan Leuwisadeng Periode 2025–2030, yaitu: Ketua: KH. Dede Mahfudh, M.Pd. Wakil Ketua: Ust. Ade Ismad, S.Pd.I. Sekretaris Umum: Ustadz Muhamad Rus'an, M.Pd. Wakil Sekretaris: Ustzh. Ostiana, S.E. Bendahara: Abah Joko Wahyudi, S.Pd.I. Wakil Bendahara: Ust. Fadlur Ribat, S.Pd.I. Selain itu, MUI Kecamatan Leuwisadeng secara resmi mengukuhkan delapan Pengurus MUI Desa se-Kecamatan Leuwisadeng Masa Khidmat 2026–2031 yang dipimpin oleh: 
MUI Desa Wangunjaya — Ketua Kamaludin, S.Pd.I 
MUI Desa Sibanteng — Ketua Ishak Ruslan, M.Pd 
MUI Desa Sadeng — Ketua H. Muhammad Amir 
MUI Desa Kalong II — Ketua Maulana Yusuf 
MUI Desa Babakan Sadeng — Ketua Tatang Khaerudin MUI Desa Kalong I — Ketua Tatang Haeroni 
MUI Desa Leuwisadeng — Ketua Fachrudin Rozi, S.Pd.I MUI Desa Sadengkolot — Ketua Fadlurribat, S.Pd. 

           Pengukuhan tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat, penyelesaian persoalan keagamaan, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pelayanan keagamaan hingga tingkat desa. Selain prosesi pengukuhan, MUI Kecamatan Leuwisadeng juga menyosialisasikan sejumlah program strategis, di antaranya penguatan dakwah dan pendidikan, pelestarian khazanah keilmuan Islam (Ihyā'ut Turāts), pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan keluarga sakinah, serta pelayanan sosial keagamaan. 
            
               Dalam kesempatan yang sama, diumumkan pula kerja sama antara MUI Kecamatan Leuwisadeng dengan STAI Sirojul Falah (SiFa) Bogor melalui Program Beasiswa Pelatihan Kader Ulama (PKU) jenjang S1 dan S2, sebagai langkah nyata dalam mencetak kader ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, kepemimpinan, dan kemampuan menjawab tantangan zaman.

                Acara dihadiri oleh unsur Forkopimcam Leuwisadeng, para kepala desa, pimpinan pondok pesantren, akademisi, organisasi kemasyarakatan Islam, BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh kebersamaan, dan semangat membangun sinergi demi kemajuan umat. 

                Melalui pengukuhan ini, MUI Kecamatan Leuwisadeng berharap seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat kecamatan maupun desa, mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, memperkuat pelayanan kepada umat, serta menjadi pelopor dalam mewujudkan masyarakat Leuwisadeng yang religius, harmonis, berilmu, dan bermartabat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CV Muhammad Rus'an

Cinta keegoisan