Postingan

Nasehat pagi keponakan

Jangan mengemis minta di kasihani dengan tulisan ini, Biar om dan Allah yg tau Semua ujian yg om dapatkan tak perlu orang lain tau Yg om ungkapkan hanya kejahatan dr kaka" om saja Itu terdengar miris Selama perjalanan hidup om masa ga ada sedikitpun kebaikan yg bisa om selipkan di tulisan ini Kebaikan kaka" om maksdnya Meskipun fakta Coba om kemas lagi dengan kata" yg lebih renyah di baca orang Karna cuma perasaan om saja Semua orang yg memarahi Yang memandang sebelah mata Tapi om ga pernah tau kan, hati mereka seperti apa? Mungkin tersimpan kasih sayang yg tidak di tunjukan Mungkin tersimpan doa Yg selalu di titipkan, Buat om,Tanpa om tahu Berpikir fositif aja Karna yg om lakukan selama ini tidak salah Om selalu ada untuk keluarga Selalu membantu Tapi ada kalanya manusia punya khilaf Lapangkan hati om Jangan pernah mengingt kejahatan orang lain Semoga menjadi penggur dosa Untuk diri kita dan mereka Karna yg perlu di tulis adalah lembaran baru ...

Aku pulang

Sesahdu suara ayam di pagi hari berisik dengan keramaian malaikat rahmat turun ke muka bumi ini. Aku selalu tidak mau terlewatkan sejuknya pagi hari, jendela ku selalu kubuka demi menikmati keindahan udara dan alam di pagi hari, Berawal dari keterpurukan di bulan - bulan tahun baru masehi ini yaitu tahun 2018. Dengan rentetan - rentetan waktu, hari, minggu, dan bulan umpama benang kusut yang susah dan sulit di kembalikan. Skenario cerita Allah emang indah, ada orang taubat karna lanjut usia umurnya, ada juga karna usahanya jatuh kerugian yang mendalam, ada juga bertaubat karena ujian dengan keruhnya kerukunan dalam keluarganya, hingga ada kalanya orang bertaubat dengan cara susahnya dalam pemantapan hatinya untuk menjadi bagian dari hidupnya. Kali ini aku yang mulai mendapatkan sentuhan tuhan itu, allah membuat cerita ini sungguh banyak teka - teki di perjalanannya, sempat kehidupanku merasa nyaman ketika memulai melukiskan keyakinan di pondok pesantren dengan usia remaja ke dewasa....

Ampunan

Layaknya angin yang tak selalu menghembuskan ke arah yang sama Layaknya air yang tak selalu mengalir dengan ketenangan yang sama begitupun perkataan dan sikapku yang tak selalu lembut dan berwarna, ada kalanya mungkin ku menancapkan paku yang tak bisa ku hapus bekasnya, seperti gelas yang tlah ku pecahkan lalu sulit ungtuk di utuhkan, tapi izinkan aq mencoba menyatukan kembali walau takan mungkin kembali seperti semula Mohon maaf bila ada perkataan atau perilaku yang tak berkenan secara sengaja ataupun tidak Di penutupan buku amal ini. Smoga kedepannya makin bertambah keimanan dan ketaatan kita kpada Allah sWT aminn

Cuman ingin bilang

*harapan* I wanna say Cause yg mengharapkan cinta mu bukan hanya ana Karna yang memperjuangkan cinta  mu bukan juga hanya ana Karena yg berusaha untuk memperpantas juga bukan hanya ana Dan karena yg mndekati kamu bukan hanya pula ana Karenanya ana tidak berhak egois dalam mengharapkan cinta  kamu Krna ana percaya bahwa harapan cinta ana tidak hrus terbalas Mengikhtiyarkan cinta mu adalah cara ana mengharapkan kamu Mendoakan kamu adalah cara ana sampaikan perasaan cinta ana untuk kamu Dan menunggu jawaban cinta adalah puncak dari pengharapan cinta Karna  mengikhlaskan mu sudah jadi bagian ana mncintai mu karna Allah

Renyah do'a

Kecanduan agama itu kenikmatan Ayunan desahan nafas lantunan dzikir itu pengantarnya Keyakinan menancapkan hati sanubari Permohonan doa Kerenyahan doa sesuatu yang di inginkan. Kebutuhan mencintai teruntuk kerenyahan dalam doa tersebut Kepoin Allah itu pondasi renyah dalam doa Lupa karna kenikmatan yang allah berikan membabi buta keraguan dalam doa Doa belum matang karna ragu dalam ucapannya Keraguan melingkari setiap desahan udara nafas Memburu doa di 1/3 malam adalah sesuatu kenikmatan kerenyahan dalam doa Tidak ada doa yang senikmat dan serenyah spertiga malam Narasi doa itu utamakan. Ihsan dalam doa pun diperlukan Mana ada doa dikabulkan dengan kebelengguan keraguan Yang ada keyakinan doa yang izabah mustazab Kun fayakun dalam narasi doa Kepoin tuhan Kepoin diri sendir Kepoin doa harapan. Semoga kerenyahan doa terus menjadi dan mendarah daging dalam hidup

Islamic Boarding School An-Nida

Gambar
PPM AN-NIDA  (PONDOK PESANTREN MODERN AN-NIDA) YAYASAN ALI AHMAD. Pesantren rintisan Alumni pendidikan kader ulama (PKU) Angkatan ke-6, Majelis Ulama Indonesia (MUI Kab. Bogor) Dunia adalah seumpama samudera, sebuah keniscayaan bagi seluruh mahluk untuk mengarunginya agar sampai kepantai, tempat rumah-rumah mereka tinggal dan menetap serta tanah tumpah darah mereka. Dan tidak mungkin akan melewatinya kecuali dengan mamakai perahu keselamatan. Karena itu Allah mengutus Rasul-rasul agar manusia tahu dan menjadikan perahu keselamatan sebagai tempat berlindung. Para Rasul menyuruh mereka untuk membangun perahu itu dan menungganginya, yaitu menyembah kepada Allah SWT. Tanpa mempersekutukan dengan sesuatu apapun, menaati para Rasul-Nya, Ikhlas dan tulus beramal untuk- Nya, mempersiapkan diri dengan kekuatan untuk menyokong kehidupan akhirat dan melakukan segala sesuatu untuk-Nya. Maka orang-orang yang cerdas dan beruntung bangkit membangun dan menaiki perahu itu, mereka tidak ingin ...

Galaxsy Qur'an

Merasakan betapa renyah hidupku dengan basahan mulut gerakan al-qur'an . Kadang apa yang menguatkan aku yang selalu dekat dengan alqur'an . Teman-teman ku suka merasa aneh dengan tingkah lakumu,  mata mereka menyempit memandangku ketika aku memegang Alquran di saku bajuku. Bahkan aku baca alqur'an ibarat orang aneh dan asing di sekeliling ku. Berapa waktu aku suka memikirkan , apakah aku riya?  . Aku tidak tahu ini sombong dan ingin di puji, atau bukan.  Yang aku tahu adalah aku mencintai alqur'an . Aku hiraukan bisikan yang meragukan untuk aku jauh dari alqur'an. Alqur'an mengibaratkan di kehidupan aku lentera galaxy di jiwa ini,  di jasad ini,  dan di ruh ini. Aku selalu bermain dengan alqur'an di kemalaman . Walau aku belum hafalnya.  Tapi aku mentadaburi nya. Perjalanan ku akan hina ketika aku tak membawanya alquran , karna dialah pemimpin ku. Dialah kompas jalanku. Dan dialah GPS ku. Alqur'an adalah galaxy ku Al-qur'an adalah pelangiku...